Cara Merawat Kelinci

Saat kamu memelihara kelinci, kamu harus memperhatikan cara merawat kelinci dengan baik dan benar. Karena metode perawatan kelinci sangat mempengaruhi kesehatan kelinci yang berdampak pada umurnya.

Secara umum, kelinci bisa bertahan hidup selama 5 hingga 10 tahun bahkan bisa lebih. Dan kebanyakan orang memilih kelinci sebagai hewan peliharaan, disebabkan faktor kelucuannya dan bulunya lembut.

Jadi, agar kelinci bisa bertahan lama, tentunya kamu perlu mengetahui cara memelihara dan merawatnya dengan benar.

Kamu bisa memelihara kelinci di rumah membutuhkan persiapan dan pengetahuan yang cukup. Jika tidak, mungkin saja kelinci piaraanmu akan cepat mati karena stres atau sakit.

Jadi, simak dalam cara merawat kelinci, apa saja yang perlu diperhatikan? Jawabannya ada di ulasan berikut ini:

Cara Merawat Kelinci Dengan Baik

Merawat kelinci merupakan kesenangan tersendiri bagi orang yang sudah biasa memiliki  hobi memelihara binatang. Apalagi kalau kamu memiliki putra putri yang masih kecil, mereka biasanya sangat senang saat memelihara kelinci.

Selain anjing dan kucing, kelinci merupakan hewan berbulu lembur yang lucu dan jinak, sehingga disenangi anak-anak.

Perilaku kelinci yang lucu sering menarik perhatian bagi anak-anak untuk mengelus atau menggendongnya. كاس اليورو 2023 Anak-anak juga bisa belajar bertanggung jawab dengan memiliki dan memelihara hewan kelinci di rumah.

Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan saat memelihara kelinci:

#1. Menyediakan Kandang yang Nyaman dan Bersih

Cara Merawat Kelinci
Kandang kelinci, sumber: petpintar.com

Sebelum kamu memelihara kelinci, sebaiknya siapkan tempat tinggal atau kandang yang cocok dan nyaman. Kandangnya harus ditempatkan di dalam ruangan karena kelinci kurang baik dalam mentoleransi suhu ekstrim, apalagi pada musim panas.

Dalam kandang yang dibuat, kelinci harus bisa leluasa bergerak, seperti bisa berbaring dan berdiri tanpa menabrakkan kepalanya di atas kandang. Minimal ukuran kandang harus 5 kali lipat ukuran kelinci.

Selain itu, jangan lupa untuk melapisi lantai kandang dengan kardus, jerami atau bahan lainnya. Dan bersihkan kandang sekali seminggu dan ganti alas kardus/jerami dengan yang baru.

Jangan lupa juga, letakkan kotak kardus atau “kondominium kelinci” di dalam kandang sehingga kelinci memiliki tempat yang nyaman untuk bersembunyi dan beri ia waktu tenang (kelinci biasanya tidur di siang dan malam hari, serta bermain main saat fajar dan senja).

Kelinci yang ditaruh di dalam kandang harus dikeluarkan selama beberapa jam setiap hari untuk berolahraga, biasanya berlari-lari dan melompat. Pastikan agar kelinci berada di area aman untuk bermain. Jangan lupa untuk jaga kebersihan kandang nya.

#2. Menyiapkan Kotak Kotoran atau Litter Box

Cara Merawat Kelinci
Kotak kotoran, sumber: artikel.rumah123.com

Masih terkait dengan kandang, kamu juga perlu menyiapkan kotak kotoran atau litter box sebagai salah satu cara merawat kelinci agar tidak bau. Kelinci memiliki kebiasaan alami untuk buang air kecil dan besar di satu tempat sama.

Dengan memanfaatkan kebiasaan kelinci tersebut, siapkan kotak tempat buang kotoran atau litter box berukuran sedang di dekat mangkuk makanan dan air atau ditempatkan di tempat buang kotoran kelinci biasanya.

Namun ada baiknya mempersiapkan beberapa kotak kotoran lagi untuk mengantisipasi kelinci buang air ditempat lain. Kemudian, bersihkan litter box ini setiap harinya agar tidak ada aroma tidak sedap di sekitar rumah.

#3. Pemberian Pakan Pada Kelinci

Cara Merawat Kelinci
Pemberian makanan, sumber: pixabay.com

Pemberian makanan pada kelinci sebaiknya disesuaikan dengan umurnya. Untuk kelinci di bawah 4 bulan sebaiknya jangan diberikan makanan hijauan terlalu banyak.

Pemberian pakan hijauan pada kelinci kecil tersebut sekitar 20% dari total ransum, karena sistem pencernaan kelinci kecil belum kuat/sempurna. Sedangkan kelinci dewasa atau di atas 4 bulan, hijauan yang diberikan dianjurkan sekitar 60% dari total ransum.

Supaya kelinci tidak bingung dengan perubahan, pemberian pakan hijauan dilakukan secara konsisten dan rutin.

Makanan yang bisa diberikan kepada kelinci di antaranya:

  • Rumput Jerami, rumput jerami diketahui dapat membantu sistem pencernaan kelinci dan menyediakan serat yang diperlukan membantu mencegah masalah kesehatan seperti bola rambut, diare, dan obesitas.
  • Sayuran, sayuran yang berdaun hijau gelap dibutuhkan kelinci dewasa untuk memenuhi nutrisinya. Kamu dapat memberi peterseli, selada, ketumbar dan lainnya. Bila mau memberi kelinci dengan sayuran baru, perkenalkan dulu dengan pemberian yang berjumlah sedikit dulu.
  • Buah dan Camilan, kamu dapat memberikan camilan pada kelinci berupa apel tanpa batang dan biji, pepaya, blueberry, stroberi, pir, melon, persik dan prem.
  • Pelet, bila kamu menggunakan pelet, jadikan pelet hanya sebagai suplemen tambahan untuk sayuran hijau tua, bukan sebagai makanan utama.

Karena kelinci memiliki sistem pencernaan yang sensitif ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh diberikan pada kelinci adalah tomat, kol, jagung, kacang-kacangan, kentang, bit, bawang merah, kelembak, bambu, biji-bijian, coklat, permen, makanan yang berjamur.

Selain itu, jangan berikan lidah buaya, azalea, Calla lily, Lily of the Valley, philodendron, dan berbagai macam umbi tanaman pada kelinci, karena tanaman-tanaman tersebut dapat meracuninya.

Oh ya, jangan lupa pastikan semua kabel listrik berada di luar jangkauan kelinci, karena hewan ini suka mengunyah. Dan jauhkan kelinci dari benda beracun seperti insektisida, rodentisida dan bahan pembersih.

#4. Pemberian Air Minum Pada Kelinci

Cara Merawat Kelinci
Pemberian Minum Pada Kelinci, sumber: Youtube

Pemberian air minum kepada kelinci merupakan cara merawat kelinci dengan baik, untuk itu siapkan dulu tempat minum khusus untuk kelinci.

Tempat minum kelinci berupa wadah yang dapat memuat air minum dalam jumlah yang banyak. Bahan tempat minum yang baik adalah bahan kaca, porselen, logam plastik dan keramik.

Kebutuhan air pada kelinci dapat diatur melalui klep yang dapat membatasi keluarnya air jika tempat minum sudah terisi penuh. Penempatan air minum sebaiknya diletakkan di luar kandang dan diberi lubang supaya kelinci dapat meminum air tersebut.

Supaya air tidak dijadikan berkembangnya bakteri, ganti air yang sudah lama dengan air baru. Air yang bersih dan sehat serta bebas bakteri akan membuat kelinci tumbuh sehat juga.

#5. Pelihara Lebih dari Satu Kelinci dan Jaga Kesehatannya

Cara Merawat Kelinci
2 ekor kelinci dan seorang anak, sumber: pixabay.com

Kelinci merupakan hewan sosial yang akan bahagia bila tinggal secara berpasangan atau berkelompok daripada hidup sendiri.

Karena faktor itu, jika kamu mau memelihara kelinci belilah minimal sepasang kelinci untuk dipelihara, jangan sampai memelihara 1 ekor kelinci, karena hal itu bisa membuat stres pada kelinci yang sendirian yang mengakibatkan kematian.

menjaga kesehatannya merupakan cara merawat kelinci agar tidak mati, hal itu dilakukan dengan cara menjaga kebersihan kelincinya selain menjaga kebersihan kandangnya serta membawa kelinci ke dokter setidaknya sekali dalam setahun untuk menjamin kesehatannya.

Menjaga kebersihan kelinci dilakukan dengan cara sikat badan kelinci dengan sikat lembut untuk membersihkan bulunya sekali setiap dua hari.

Kelinci tidak perlu dimandikan, kecuali jika benar-benar terlalu kotor dan tidak mampu membersihkan diri dengan baik. المنتخبات المتأهلة ليورو 2023 Karena, jika kamu memiliki 2 kelinci, kamu akan melihat bahwa kelinci-kelinci tersebut saling membantu merawat.

#6. Cara Memegang Kelinci

Cara Merawat Kelinci
Cara memegang kelinci, sumber: pixabay.com

Tahu nggak sih, kalau kamu salah dalam mengangkat dan menggendong kelinci bisa mengakibatkan kelinci cepat mati? Hal ini disebabkan oleh kelinci yang termasuk dalam golongan hewan yang rapuh.

Kerapuhan kelinci bisa dilihat dari tulangnya yang akan patah saat kelinci memberontak saat diangkat atau digendong dengan cara yang yang salah. Karena itulah pahami bagaimana cara mengangkat kelinci dengan benar. pilule viagra pas cher

Dalam mengangkat kelinci, hindari mengangkat hanya pada bagian telinganya saja atau menggunakan satu tangan dibagian bawah perutnya, meskipun cara ini sering dilakukan banyak orang.

Adapun cara yang benar dalam mengambil kelinci adalah letakkan satu tangan di bawah bagian depan kelinci dan tangan lainnya di bawah belakang punggungnya.

Angkat kedua tangan secara bersamaan dengan hati-hati dan dekap ke tubuhmu dan jangan biarkan tubuh kelinci menggantung bebas.

Selain cara memegang kelinci ada pantangan lain saat memelihara kelinci, yaitu membelai area kepala kelinci. بلاك جاك اون لاين Mungkin banyak orang menganggap seringnya membelai kepala kelinci karena akan membuatnya senang dan merasa disayangi.

Namun, justru sebaliknya, karena hal itu akan membuatnya merasa stres karena kelinci sangat melindungi area kepala mereka. Sentuhan dan belaian dari tanganmu di area tersebut bisa membuat para kelinci merasa gagal dalam menjaga area kepala mereka.

Kalau kamu ingin membelai binatang lucu ini, sebaiknya usap saja badannya secara perlahan dan bagian belakan telinganya saja.

Penutup

Nah, seperti itulah langkah-langkah yang harus kamu lakukan sebagai cara merawat kelinci yang baik dan benar. Ternyata tidak terlalu mudah seperti kelihatannya, ya.

Jika kamu sudah memahaminya, berarti kamu sudah siap menjadi majikan yang baik bagi kelinci piaraanmu. Selamat mempraktekkan semua langkahnya, Toppers!

Sekian dan terima kasih. Salam dari faunanesia.com.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.